
28 Maret 2019 HIMASTA
mengadakan acara dibawah bidang SIGMARHO yaitu kajian HIMASTA. untuk
pertamakali di kepengurusan baru tahun 2018/2019. Kegiatan dilakukan di shelter
UNIB dan mengundang Ust. Hasbiyallah. Untuk mengisi materi mengenai Sikap Muslim
dalam Menghadapi Dunia. Selain untuk menambah wawasan mahasiswa statistik mengenai
ilmu agama, kegiatan ini juga sebagai
sarana mempererat tali silaturahmi mahasiswa statistik baik sesama angkatan
maupun antar angkatan. kegiatan dimulai dari pukul 16.00 hingga ba’da Maghrib
sekaligus acara buka bersama. Untuk konsumsi disediakan oleh mahasiswi
statistika dimasak bersama dari ba’da Dzuhur hingga menjelang Ashar.
Berikut ulasan materi yang disampaikan oleh Ust. Hasbiyallah
Sikap Muslim Dalam Menghadapi Dunia
Kaki kita boleh berpijak
dibumi tapi hati kita tetap di gantung di langit. Dunia boleh di genggamanmu
tapi jangan sampai ia memasuki hatimu jadikanlah akhirat di hatimu maka
insyaalah hidup mu di dunia yang singkat ini menjadi berkah. Kenapa dunia tidak
boleh berada di hati ? Itu karena sesuatu yang sudah bertahta di hati akan
sulit di lepas sedangkan sesuatu yang di genggam tidak sulit untuk di lepas.
Kiranya itulah analogi yang tepat untuk menggambarkan dunia di mindset kaum
muslim. Kita menjadikan bumi sebagai ladang amal untuk persiapan kita menuju
kehidupan yang sesunggguhnya yaitu akhirat. Maka jadikanlah setiap detik umur
mu bermakna karena sungguh orang yang amal nya tidak bertambah setiap harinya
ialah orang yang merugi jadikan lah hari ini lebih baik dari hari kemarin jangan
menyia nyiakan waktu untuk hal yang tidak berguna hal yang paling umum saat ini
adalah kegiatan nge stalk idola yang tidak jarang menyita waktu berjam jam
didepan laptop maupun hp nya. Sebenarnya apa yang mereka banggakan dari idola
tersebut? Rasulullah adalah seseorang yang harusnya menjadi idola umat islam.
Seseorang yang kita idolakan akan menjadi teman kita di akhirat nanti. Kita
akan berkumpul bersama orang-orang yang kita idolakan di dunia. Apabila kamu
mengidolakan rasulullah maka nanti di akhirat akan dikumpulkan bersamanya. Rasulullah
adalah manusia yang sudah terjamin akan surganya. Jadi apakah ada diantara kita
yang ingin berkumpul dengan rasulullah? Janganlah mengidolakan seseorang yang
tidak bisa membawa mu kedalam kebaikan. Jika pada umumnya kaum hawa mengidolakan
aktor maupun idol korea. Dan kaum adam mengidolakan pemain sepak bola kebanggannya.
Berhentilah.. Tidak ada manusia yang patut diidolakan selain rasulullah. Jika
kamu mengidolakan aktor karena rupanya percayalah wajah rasulullah adalah 25%
dari keindahan dunia. Sedangkan 50% nya berada pada nabi yusuf dan 25% nya lagi
dibagikan kepada seluruh umat manusia di muka bumi. Jika kerana tahtanya
rasulullah adalah khalifah umat islam di seluruh dunia, panglima paling kuat
namun memilki hati yang lembut. Jika karena hartanya rasulullah adalah manusia
yang paling mulia, gemar memberi dan jika kamu hidup pada zaman rasulullah
tidaklah susah menemui beliau, berbicara dengan beliau, bertegur sapa dengan
beliau bahkan kamu dapat dengan mudah mengundang beliau ke rumah untuk menjalin
silaturahmi maka beliau dengan senang hati melakukannya. Tidak seperti artis yang
bahkan untuk menemui dan berbicara dengannya adalah hal yang sulit. Rasulullah adalah
seseorang yang mempunyai harta namun hidup dengan sederhana ia bahkan tidur
beralaskan kain tipis diatas tanah bahkan sahabat rasulullah tidak kuasa
menahan tangisnya melihat keadaan rasulullah. Padahal saat melamar, rasulullah
mampu membawa 20 ekor unta merah yang merupakan kendaraan para raja yang sangat
mewah. Itulah sedikit gambaran mengenai kekayaan rasulullah. Jika kamu
mengidolakan seseorang karena ilmunya, rasulullah adalah penerima wahyu. Apapun
yang diucapkan nya merupakan sunnah bagi para sahabat dan ummatnya. Manusia di
zaman sekarang tidak ada yang memiliki keempat unsur diatas tapi rasulullah manusia
paling mulia di dunia memilki keempat unsur tersebut. Jadi apa yang bisa kamu
banggakan dari idolamu jika ia bukan rasulullah? Adakah manusia yang dapat di
bandingkan dengan rasulullah? Sudah sepantasnya kita umat islam menjadikan
rasulullah sebagai idola kita, sebagai seseorang yang kita jadikan panutan,
sebagai seseorang yang kita rindukan. Rindu yang terpaut waktu berabad-abad.
Jika kamu meridukan seseorang yang terpisah oleh ruang kamu hanya perlu
berkendara untuk bertemu dengannya tapi jika kamu merindukan seseorang yang
terpisah ruang dan waktu. Bukan kah itu terasa menyakitkan? Kita bisa obati
rindu itu dengan melakukan apa yang ia lakukan dan mengikuti perkataannya. Ya, jika
kita mengidolakan rasulullah langkah yang tepat untuk di ambil adalah dengan
mengikuti sunnah nya. Insyaallah kita akan merasa dekat dengannya di dunia dan
semoga dapat berjumpa dengannya di surga. Aamiin
Jadi, ayo kita benahi diri jadikan hidup yang singkat
ini sebagai ladang amal untuk bekal akhirat karena hidup itu singkat. 1 hari di
akhirat sama dengan 1000 tahun di dunia. Jika rata-rata manusia hidup di dunia
kisaran umur 60-70 tahun maka hitungan umur manusia hanya 1,5 jam menurut perhitungan
akhirat. Jadi jangan terlena dengan keindahan dunia apalagi sampai melalaikan
kita dari persiapan akhirat. Semoga kita tetap istiqomah dalam kebaikan. Dan bersama-sama
merangkul kerabat teman dan sahabat menuju surganya .
Aamiin
Nah, dari materi tersebut HIMASTA
ingin agar seluruh mahasiswa statistik tidak hanya terfokus pada kuliah saja,
ataupun dunia saja. Mari membangun bersama-sama ukhuwah dalam HIMASTA, yang
semoga bisa menjadi ladang amal dengan mempererat tali silaturahmi. Menjadi HIMASTA
yang maju. HIMASTA yang di rahmati







Tidak ada komentar:
Posting Komentar