Minggu, 31 Maret 2019




Kajian Statistika dan Ifhtor(KANSA) SIGMARHO HIMASTA
                         
28 Maret 2019 HIMASTA mengadakan acara dibawah bidang SIGMARHO yaitu kajian HIMASTA. untuk pertamakali di kepengurusan baru tahun 2018/2019. Kegiatan dilakukan di shelter UNIB dan mengundang Ust. Hasbiyallah. Untuk mengisi materi mengenai Sikap Muslim dalam Menghadapi Dunia. Selain untuk menambah wawasan mahasiswa statistik mengenai ilmu agama, kegiatan ini  juga sebagai sarana mempererat tali silaturahmi mahasiswa statistik baik sesama angkatan maupun antar angkatan. kegiatan dimulai dari pukul 16.00 hingga ba’da Maghrib sekaligus acara buka bersama. Untuk konsumsi disediakan oleh mahasiswi statistika dimasak bersama dari ba’da Dzuhur hingga menjelang Ashar.

Berikut ulasan materi yang disampaikan oleh Ust. Hasbiyallah
Sikap Muslim Dalam Menghadapi Dunia
Kaki kita boleh berpijak dibumi tapi hati kita tetap di gantung di langit. Dunia boleh di genggamanmu tapi jangan sampai ia memasuki hatimu jadikanlah akhirat di hatimu maka insyaalah hidup mu di dunia yang singkat ini menjadi berkah. Kenapa dunia tidak boleh berada di hati ? Itu karena sesuatu yang sudah bertahta di hati akan sulit di lepas sedangkan sesuatu yang di genggam tidak sulit untuk di lepas. Kiranya itulah analogi yang tepat untuk menggambarkan dunia di mindset kaum muslim. Kita menjadikan bumi sebagai ladang amal untuk persiapan kita menuju kehidupan yang sesunggguhnya yaitu akhirat. Maka jadikanlah setiap detik umur mu bermakna karena sungguh orang yang amal nya tidak bertambah setiap harinya ialah orang yang merugi jadikan lah hari ini lebih baik dari hari kemarin jangan menyia nyiakan waktu untuk hal yang tidak berguna hal yang paling umum saat ini adalah kegiatan nge stalk idola yang tidak jarang menyita waktu berjam jam didepan laptop maupun hp nya. Sebenarnya apa yang mereka banggakan dari idola tersebut? Rasulullah adalah seseorang yang harusnya menjadi idola umat islam. Seseorang yang kita idolakan akan menjadi teman kita di akhirat nanti. Kita akan berkumpul bersama orang-orang yang kita idolakan di dunia. Apabila kamu mengidolakan rasulullah maka nanti di akhirat akan dikumpulkan bersamanya. Rasulullah adalah manusia yang sudah terjamin akan surganya. Jadi apakah ada diantara kita yang ingin berkumpul dengan rasulullah? Janganlah mengidolakan seseorang yang tidak bisa membawa mu kedalam kebaikan. Jika pada umumnya kaum hawa mengidolakan aktor maupun idol korea. Dan kaum adam mengidolakan pemain sepak bola kebanggannya. Berhentilah.. Tidak ada manusia yang patut diidolakan selain rasulullah. Jika kamu mengidolakan aktor karena rupanya percayalah wajah rasulullah adalah 25% dari keindahan dunia. Sedangkan 50% nya berada pada nabi yusuf dan 25% nya lagi dibagikan kepada seluruh umat manusia di muka bumi. Jika kerana tahtanya rasulullah adalah khalifah umat islam di seluruh dunia, panglima paling kuat namun memilki hati yang lembut. Jika karena hartanya rasulullah adalah manusia yang paling mulia, gemar memberi dan jika kamu hidup pada zaman rasulullah tidaklah susah menemui beliau, berbicara dengan beliau, bertegur sapa dengan beliau bahkan kamu dapat dengan mudah mengundang beliau ke rumah untuk menjalin silaturahmi maka beliau dengan senang hati melakukannya. Tidak seperti artis yang bahkan untuk menemui dan berbicara dengannya adalah hal yang sulit. Rasulullah adalah seseorang yang mempunyai harta namun hidup dengan sederhana ia bahkan tidur beralaskan kain tipis diatas tanah bahkan sahabat rasulullah tidak kuasa menahan tangisnya melihat keadaan rasulullah. Padahal saat melamar, rasulullah mampu membawa 20 ekor unta merah yang merupakan kendaraan para raja yang sangat mewah. Itulah sedikit gambaran mengenai kekayaan rasulullah. Jika kamu mengidolakan seseorang karena ilmunya, rasulullah adalah penerima wahyu. Apapun yang diucapkan nya merupakan sunnah bagi para sahabat dan ummatnya. Manusia di zaman sekarang tidak ada yang memiliki keempat unsur diatas tapi rasulullah manusia paling mulia di dunia memilki keempat unsur tersebut. Jadi apa yang bisa kamu banggakan dari idolamu jika ia bukan rasulullah? Adakah manusia yang dapat di bandingkan dengan rasulullah? Sudah sepantasnya kita umat islam menjadikan rasulullah sebagai idola kita, sebagai seseorang yang kita jadikan panutan, sebagai seseorang yang kita rindukan. Rindu yang terpaut waktu berabad-abad. Jika kamu meridukan seseorang yang terpisah oleh ruang kamu hanya perlu berkendara untuk bertemu dengannya tapi jika kamu merindukan seseorang yang terpisah ruang dan waktu. Bukan kah itu terasa menyakitkan? Kita bisa obati rindu itu dengan melakukan apa yang ia lakukan dan mengikuti perkataannya. Ya, jika kita mengidolakan rasulullah langkah yang tepat untuk di ambil adalah dengan mengikuti sunnah nya. Insyaallah kita akan merasa dekat dengannya di dunia dan semoga dapat berjumpa dengannya di surga. Aamiin
Jadi, ayo kita benahi diri jadikan hidup yang singkat ini sebagai ladang amal untuk bekal akhirat karena hidup itu singkat. 1 hari di akhirat sama dengan 1000 tahun di dunia. Jika rata-rata manusia hidup di dunia kisaran umur 60-70 tahun maka hitungan umur manusia hanya 1,5 jam menurut perhitungan akhirat. Jadi jangan terlena dengan keindahan dunia apalagi sampai melalaikan kita dari persiapan akhirat. Semoga kita tetap istiqomah dalam kebaikan. Dan bersama-sama merangkul kerabat teman dan sahabat menuju surganya .
Aamiin

Nah, dari materi tersebut HIMASTA ingin agar seluruh mahasiswa statistik tidak hanya terfokus pada kuliah saja, ataupun dunia saja. Mari membangun bersama-sama ukhuwah dalam HIMASTA, yang semoga bisa menjadi ladang amal dengan mempererat tali silaturahmi. Menjadi HIMASTA yang maju. HIMASTA yang di rahmati

Tidak ada komentar:

Posting Komentar